Oleh: DKR Sidoarjo | 9 Juni 2011

PELAYANAN KESEHATAN AMBURADUL

Masyarakat sidoarjo, sampai pada hari ini masih dirasa kurang bisa menikmati pelayanan kesehatan dengan maksimal sebagai mana amanat UU 45, terutama pelayanan yang diberikan terhadap masyarakat miskin. Sehingga ini menjadi hantu bagi masyarakat dalam berobat.

Dalam hal ini semestinya pemerintah kabupaten sidoarjo dan Dinas Kesehatan khususnya,  harus bisa lebih professional dalam memberikan pelayanan kesehatan serta penertiban administrasi mengenai dengan adanya program pelayanan kesehatan geratis, yang mana  itu sudah menjadi hak daripada masyarakat miskin secara umum yang ada di kabupaten sidoarjo untuk mendapatkan (jamkesda/jamkesmas). Pasalnya, dari semua ini yang akhirnya menjadi kenapa pelayanan kesehatan di kabupaten sidoarjo dirasa kurang bisa optimal dan professional.

Selain itu juga masyarakat banyak yang mengeluh mengenai dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas RSUD/DINKES,  khususnya yang menangani di bidang pelayanan masyarakat dan administrasi, jadi pemerintah atau dinas terkait harus juga bisa memberikan pengawasan terhadap pegawainya bahkan harus berani memberikan kebijakan kalau memang ini terjadi dan dilakukan oleh petugas kesehatan, biar nantiknya tidak menjadikan terauma pada masyarakat dalam melakukan pengobatan.

Terus mengenai dengan kevalidan data peserta, ini juga harus ditertibkan guna untuk menghindari pemalsuan data (mengaku miskin) dan menghindari terjadinya pembengkakan anggaran, seperti yang terjadi di tahun yang lalu.

Dari sekian ini, Dinas Kesehatan (DINKES) kabupaten sidoarjo mulai dilantiknya kepala dinkes baru hingga saat ini masih belum menunjukan kinerjanya yang professional dalam mengawal pelayanan kesehatan di kabupaten sidoarjo. Seperti yang dibicarakan oleh kepala dinkes sidoarjo dalam media beberapa hari yang lalu, yang mengatakan bahwa kurang optimalnya pelayanan kesehatan disebabkan karna minimnya petugas kesehatan, saya kira ini terlalu direkayasa dan dibesar – besarkan, semisal apa dengan penambahan petugas kesehatan nantiknya bisa menjamin pelayanan kesehatan di sidoarjo bisa lebih baik dan maksimal??kalau data peserta jamkesda masi belum valid dan masyarakat masih mengeluh.


Tanggapan

  1. kasus pelayanan kesehatan
    minimmnya petugas sebenarnya bisa diatasi kalau setiap petugas kesehatan bisa dimaksimalkan contoh masih banyaknya dokter dipuskesmas yang cenderung mengarahkan pasien untuk datang ke praktek pribadi disaat pasien datang ke puskesmas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.