Berbagai bencana sudah pernah terjadi di Kabupaten Sidoarjo, dan potensial terjadi lagi sanggat mungkin terjadi. banjir, air sungai yang penuh, genangan air hujan. Ini semua merupakan peristiwa-peristiwa bencana yang disebabkan oleh lingkungan dan kurangnya kesadaran sehingga membawa dampak banyak korban materi, peluang wabah penyakit sehingga akan sangat mudah untuk menyerang kesehatan warga.
Sebagai kota yang bersih dan hijau (Kabupaten Sidoarjo). Ini akan rawan potensi masuknya wabah / penyakit, jika tidak ada kesadaran, komitmen warga serta pemerintahan Kabupaten dan beberapa instansi terkait, dalam merespon atau melakukan tindakan kongkrit untuk melakukan upaya pembangunan kesehatan dan penyadaran warga akan lingkungan sehat.
Seperti yang terjadi di Desa Betro Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Yang mana selalu terjadi banjir dan ini terjadi tiap tahun, di tempat yang sama (pada tahun 2008 terjadi banjir dan tahun 2009 terjadi kembali hingga tahun 2010), yang berdampak muda masuknya penyakit demam seperti yang di alami oleh Bpk. Sutekno.
Seharusnya ada upaya yang serius dari Instansi terkait untuk melakukan pembangunan / perbaikan di tempat terjadinya banjir, supaya tidak terjadi banjir kembali di tempat yang sama.
Sehingga kesehatan warga tetap terjaga, potensi masuknya penyakit sedikit, lingkungan jadi bersih dan warga tidak mudah terserang penyakit.


Usulan saja buat temen2 dkr,kenapa akhir-akhir ini kok ulasannya agak berbelit-belit bahasanya ya.saran saya demi kualitas blog,bisa gak ya bahasanya ditata ulang.ini cuma usulan saja.terima kasih.
Oleh: Peduli sidoarjo on 11 Februari 2010
at 9:15 pm